Thursday, January 11, 2007

Wajah baru Dunia topan

Setelah cukup lama utak-atik blog mania, akhirnya saya tetap aja make blogger. mungkin karena blogger yang baru ini emang lebih banyak fasilitasnya dan lebih mudah. saya pernah pindah sebentar ke wordpress disini tapi kok jadi aneh, karena ada kata-kata buy didalamnya. makanya saya balik lagi aja ke blogger yang emang bener free.

apalagi blogger sekarang adalah keluarga dari google, jadi makin enak deh, makin dimanja sama google. mulai dari mail, reader, blog, talk, search, dan masih banyak lagi. dan semua itu terhubung dengan baik, walaupun masih berdiri sendiri dan terkadang kurang stabil. maklum lah gratisan.

saat ini saya sedang coba ngembangin untuk template, plugin, termasuk fitur tambahan lainnya untuk blogger yang baru ini, karena tidak semua sintax dari blogger beta bisa dipakai disini. sebagai contohnya sampai sekarang saya bahkan belum berhasil memindahkan isi artikel dari blogger beta ke new blogger. tapi sebentar lagi pasti bisa.
bagi penikmat blog saya, untuk akses ke halaman blog yang lama bisa lewat sini : topantambunan-old.blogspot.com


------------edited--------------
but, sekarang blog topan telah berhasil migrasi ke new blogger, sy jg nggak tau kenapa bisa,
nah untuk yang lain silahkan mencoba-coba aja terus, jangan nyerah, dijamin pasti bisa juga deh..
thank's
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Monday, January 08, 2007

Wajah Transportasi Indonesia

Mesin Penjemput Maut.

Wajah dunia transportasi indonesia masih terus buruk sampai saat ini. Kecelakaan datang silih berganti seperti menjadi suatu hal yang lumrah. Sampai muncul sebuah pembenaran dari penyedia jasa transporatasi, bahwa ini adalah kuasa Tuhan, sudah takdirnya. Tapi benarkah semudah itu ?

Kenyataan yang terjadi saat ini memang masyarakat sangat tergiur dengan adanya tarif murah transportasi. Dan memang inilah pasar utama dari bisnis transportasi di Indonesia. Lihat saja betapa membludaknya pengguna jasa Bus dan Kereta api (terutama kelas ekonomi) dibanding jasa lainnya. Maka wajar ketika ada akses yang lebih cepat, dengan pesawat dan lebih murah pula, masyarakat langsung merespon. Tetap saja dengan harapan dan tujuan untuk sampai ditempat tujuan dengan selamat.

Peluang yang ada itulah yang membuat para operator jasa transportasi untuk berlomba-lomba pasang tarif murah. Murah tapi cepat, mungkin?. Demi tarif yang murah itu, kenyamanan dan keselamatan penumpang diabaikan. Para operator diindikasikan (pemberitaan media) mengorbankan biaya maintenance armadanya, demi menekan pengeluaran operasional. Pengecekan pun dilakukan seadanya dan seperlunya, bahkan kelaikan armadanya pun diragukan. Banyak armada pesawat terbang yang memang sudah tua, ditambah lagi onderdilnya yang sudah rusak dan tidak diganti.

Penumpang sebagai konsumen memiliki hak penuh atas keselamatan dirinya sampai dengan tempat tujuan. Hal ini seperti yang bisa kita lihat pada UU no.8 tahun 1999, tentang perlindungan konsumen. Dalam UU ini penumpang berhak untuk mendapatkan keselamatan dan berhak pula untuk melakukan gugatan bila dirugikan. Secara langsung jelas pihak Adam Air, KM.Senopati, KM.Bunga Anggrek dan lainnya, telah melakukan pelanggaran fatal, yaitu mengorbankan nyawa penumpangnya. Dan ini sebenarnya tidak hanya terjadi saat ini, tapi sering. Pesawat, Kereta api, Bus, Kapal, dll, semuanya telah menjadi mesin kematian bagi masyarakat kita.

Kita tidak berbicara tentang keberadaan Tuhan, yang kita bicarakan adalah keseriusan manusianya. Memang maut bisa datang kapan saja, tapi bukan berarti kita bisa seenaknya (mencari mati). Pemerintah seharusnya bisa bersikap lebih tegas lagi terhadap permasalahan ini. Tidak sekedar lip service (yang saat ini terjadi dibeberapa media) yang mengatakan sistem kita sudah mulai baik, seperti yang dikatakan Hatta Rajasa. Kebobrokan operator jangan ditutup-tutupi, dan operator pun harus meningkatkan pelayanannya bukan sekedar benefit. Kita sebagai konsumen harus mampu bersikap selektif dalam menggunakan jasa transportasi yang ada, minimal mampu untuk melakukan protes ketika kita memang dirugikan. Sistem yang berjalan dengan baik perlu kita contoh seperti keseriusan negara-negara tetangga kita seperti malaysia, singapur, australia dalam menangani masalah transportasi. Jika kita bandingkan dengan kondisi dinegara kita, sangat miris sekali ketika penanganan bencana/kecelakaan masih sangat miskin dan lambat. Bahkan bangkainya pun sulit kita temukan.



baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Saturday, December 30, 2006

Blogger Hidup kembali



setelah adanya gempa yang mengguncang taiwan beberapa hari lalu, sempat menyebabkan akses terhadap www.blogger.com terputus. baru tanggal 30 ini blogger mulai bisa aktif lagi. hampir saja saya pindah blog.
belum lagi keluarga google yang juga ikutan down, jadinya agak canggung buat searching, karena emang biasanya googling. but untungnya m3-access tidak ikutan down juga.


saya sempat berniat untuk pindah ke www.wordpress.com ato www.livejournal.com , udah sempat melihat-lihat kelebihan 2 blog tersebut dibanding blogger. tapi saya masih malas untuk menggunakan blog di friendster, walaupun banyaknya pengunjung akan terjamin.

apalagi saya masih penasaran sampai sekarang untuk menampilkan rss reader saya langsung diblog ini, jadi tidak perlu masuk ke reader.google.com ato www.bloglines.com

selain itu untuk mengubah blogger beta saya ke blogger yang baru (biar accountnya sama dengan account google) belum bisa berhasil, mungkin karena blog ini terlalu panjang, ato terlalu banyak yang dimodif.

baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Friday, December 01, 2006

Hari AIDS, untuk apa diperingati ?



Saya membaca sejarah perjalanan AIDS didunia yang terangkum dalam situs : http://www1.rad.net.id/aids/Sejarah/Sejarah.htm. Disana banyak menceritakan bagaimana HIV/AIDS dapat berkembang sampai dengan saat ini. Dalam sejarah tersebut HIV ada pertama kali dalam tubuh simpanse, dan menjangkit pada salah seorang warga afrika (bagaimana perpindahannya belum diketahui). Seiring perjalanan waktu HIV banyak berkembang melalui hubungan para homoseks, penggunaan jarum suntik, transfusi darah, sampai yang paling baru saat ini adalah hubungan heteroseks. Berbagai upaya telah dilakukan banyak negara untuk mengurangi dampak penyakit ini. Tentunya dengan melakukan kampanye besar-besaran tentang bagaimana mencegah HIV/AIDS, karena belum ada obatnya.


Saya kemudian teringat (padahal belum lahir...hee..) perkataan Menteri Kesehatan RI (1985), Dr. Soewandjono Soerjaningrat, ketika menjawab pertanyaan wartawan, "Kalau kita taqwa pada Tuhan, kita tidak perlu khawatir terjangkit penyakit AIDS."
Berbeda dengan realita saat ini, kampanye anti HIV/AIDS justru jauh dari yang dikatakan pak menteri. Hari AIDS setiap tahunnya (tanggal 1 desember) selalu diikuti dengan ‘parade para waria dan psk’ dipinggir jalan. Atau bagi-bagi kondom gratis, sebagai bentuk pencegahan.

Padahal kalau kita cermati sejarah perjalanannya, penyakit ini lebih pada penyakit moral. Yang penularannya disebabkan perilaku manusia yang menyimpang, dari norma-norma kehidupan. Hubungan intim dengan sesame jenis, penggunaan jarum suntik narkoba, melakukan hubungan intim sesuka hati dengan siapa saja, dan bentuk penyimpangan lainnya. Logika berfikir yang saya gunakan, jika kita ingin terhindar dari penyakit ini maka, jangan melakukan hubungan intim diluar nikah, apalagi dengan banyak pasangan, atau sampai dengan sesame jenis, jangan menggunakan narkoba (baik suntik ataupun tidak).

Berbeda dengan yang saat ini sedang marak, saya makin tidak mengerti kenapa HIV/AIDS selalu diidentikkan dengan menggunakan kondom. Atau mungkin memang mau mengajarkan kita untuk “ayo make kondom”. Para tukang ‘kampanye’ itu selalu beralasan untuk mencegah, walaupun dampaknya malah bikin orang penasaran untuk mencoba.
Kalau saya boleh kampanye di hari AIDS ini, saya ingin mengatakan :
1. tinggalkan kebiasaan seks bebas
2. tinggalkan kebiasaan melakukan homoseks
3. jauhi narkoba
4. jangan kucilkan penderita HIV/AIDS, atau Odha

SELAMAT HARI AIDS SEDUNIA,
ATAU
HARI KONDOM SEDUNIA !!

baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Thursday, November 23, 2006

Cegah Sakit selagi Sehat


Melihat kondisi lingkungan saat ini (terutama bandung), sudah masuk pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. biasanya saat-saat seperti ini rawan bagi kita untuk terkena penyakit. secara logis hal ini bisa saja disebabkan karena perubahan cuaca yang begitu cepat membutuhkan penyesuaian pada diri kita. apalagi kalau kita lagi tidak fit, karena banyak tugas, jadinya terlambat makan, banyak pikiran, jarang istirahat. kalau sudah seperti ini, siap-siap saja kena penyakit. sampai dengan saat ini sudah banyak yang jadi korban, mulai dari sakit flu ringan, batuk, demam, malaria, demam berdarah, typus, cacar, dan macam lainnya. tapi intinya sama, sekuat apa tubuh kita memiliki proteksi terhadap sumber penyakit yang datang. berikut ini tips-tips ringan agar kita bisa terhindar dari penyakit.



1. Makan Teratur, karena ini bisa jadi kebiasaan. kalau memang sudah sering, maka saat waktunya tiba kita akan reflek sendiri untuk menghentikan aktifitas dan beralih mencari makan. tapi pengertian makan disini bukan sekedar 'ngemil'. asupan gizi yang cukup harus diperhatikan, tidak mesti makanan mewah, asal terpenuhi saja kebutuhan tubuh kita. makan idealnya 3 kali, pagi, siang, malam, dengan komposisi makan pagi yang secukupnya(jangan terlalu banyak). misal kita buat jadwal tetap, makan pagi jam 7, makan siang jam 12.30, makan malam jam 20.00, dengan batas toleransi molor kira-kira setengah jam.

2. Cukup Istirahat, tidak selama diidentikkan dengan tidur. karena dampaknya kita bisa saja tidur seenaknya, misal dikelas, dimobil, atau tidur pagi-malam, yang seperti ini tetap tidak sehat. memang waktu tidur tiap orang berbeda-beda, ada yang 6 jam, sampai 2 jam saja. tapi sekali lagi masalah kualitas, istirahat yang cukup. kalau memang dirasa tubuh ini sudah lemah, jangan paksakan untuk beraktifitas.

3. Olah raga, tujuannya biar badan kita bugar. olah raga pun ada ketentuannya, tidak asal lari-lari, tapi minimal detak jantung bisa maksimal (tiap orang beda-saya lupa gmana cara) atau paling tidak sampai mengeluarkan banyak keringat. olah raga tujuannya untuk kebugaran tubuh, bukan menghilangkan penyakit. jadi kalau memang sudah terserang penyakit, jangan malah paksa diri untuk olah raga. sebaiknya olah raga rutin dilakukan 2x 1 minggu.

4. Positive Thinking, ini penting karena hampir seluruh tubuh kita justru dikuasai oleh pemikiran kita. terutama untuk tetap melakukan hal-hal yang positif. misalnya dengan tidak merokok, jangan main petasan, jangan berkelahi dengan orang (apalagi beruang), artinya tindakan dan pemikiran harus positif. kalau tidak bersiaplah sakit atau disakiti.

5. Hidup Bersih, seperti kata pepatah, kebersihan pangkal kesehatan. jadi tidak perlu saya jabarkan panjang lebar disini. yang penting jangan sekedar menjaga kebersihan (ngapain juga kebersihan dijaga). mandi yang teratur, buang sampah pada tempatnya, cuci tangan sebelum makan, gosok gigi sebelum tidur, ganti pakaian kalau sudah kotor, dan yang lainnya

6. Do'a, hakikat kesehatan adalah milik Allah. sama halnya dengan jodoh, rezeki, ajal, dll, jadi jangan sungkan-sungkan untuk selalu memohonkan kesehatan kepada Allah atas diri kita sendiri.

buat temen-temen yang minggu kemarin banyak kena sakit, saya mengajak untuk kita lebih memperhatikan pola hidup kita kembali, lebih peduli dengan dirinya sendiri. dan jangan lupa kita saling mengingatkan untuk tetap dalam kesehatan.

baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Saturday, November 18, 2006

Aksi dan Artis Jalanan

Melihat kondisi pergerakan mahasiswa saat ini, maka kita akan melihat satu 'trend' yang menarik. aksi yang digalang oleh kelompok-kelompok mahasiswa cenderung berlomba-lomba untuk mencuri hati media. tentunnya dengan berbagai macam kreatifitas dan bentuk aksi yang berbeda pula. sedangkan media sebagai sarana penyambung informasi pun tidak kalah ketatnya dalam memilih berita yang memang menjual bagi mereka (selain harus sesuai dengan kepentingan media itu sendiri). buntutnya aksi diadakan terkadang tanpa mengutamakan tuntutan, hanya bersifat informatif, itu sudah bisa dianggap cukup.



parahnya kondisi 'masuk' media seperti sebuah rutinitas yang harus dijalani, jika kita selesai melakukan aksi. kita akan lihat aspek manfaat atau positif dari kondisi ini. memang tujuan dari aksi/demonstrasi yang dilakukan salah satunya adalah untuk menyampaikan informasi kepada publik terhadap permasalahan yang ada. bisa sebagai bentuk pendidikan kepada publik, pencitraan masyarakat terhadap suatu masalah ataupun mendapatkan dukungan publik. tidak ada salahnya untuk hal-hal tersebut, karena memang penyelesaian sebuah isu kadang memerlukan hal itu. sehingga peran media dirasa penting untuk memuluskan salah satu tujuan tersebut.

disisi lain, ada juga yang masih menganggap aksi sebagai ajang menunjukkan diri, alias 'sok aksi'. kalau kita bahas ini, maka ini adalah masalah eksistensi kelompok atau perorangan. kalau sudah begini, hal yang paling diutamakan adalah bagaimana cara kita bisa 'muncul' dimedia. masalah pemberitaan, sebenarnya tidak perlu adanya analisa yang tajam. untuk beberapa kasus kita mungkin bisa menganggap ini satu hal yang wajar. tapi kalau keseringan, maka yang muncul justru 'artis-artis' aksi, atau lebih mirip seperti artis orgen tunggal dikondangan.

media memang sangat efektif untuk membangun opini publik terhadap suatu permasalahn, baik ditingkat lokal daerah maupun skala nasional. sehingga berita atau informasi yang masuk, akan lebih cepat diterima masyarakat, walaupun itu sebuah kesalahan. apalagi jika pemberitaan mampu dikemas dengan menarik. makanya kita bisa melihat banyak kreatifitas yang dilakukan para demonstran untuk membuat aksi mereka makin menarik, terkesan dramatis, heroik, berani, lucu atau apalah bentuknya. mulai dari lempar telur busuk, teatrikal, konvoi, bakar ban, atau sekedar koar-koar dijalan. bahkan tidak segan-segan untuk berbuat anarkis, karena makin anarkis pasti akan makin menarik beritanya (apalagi kalau sampai ada korban). memang untuk mencapai tujuan (dari aspirasi/tuntutan yang disampaikan) butuh pengorbanan, tapi sayang khan kalau hanya sekedar jadi artis jalanan. bisa mati konyol kita.

tuntutan yang dilakukan, aspirasi yang disampaikan, harus juga dibarengi dengan kreatifitas menyampaikan informasi. agar aksi tidak terkesan monoton dan masyarakat pun mudah mencerna apa maksud dari aksi kita. namun harus tetap menahan diri, jangan berlebihan. karena hal ini dapat membuat isu/tuntutan yang kita bawa menjadi tidak jelas. bahkan bisa saja makin memperkeruh suasana, kecuali kalau itu yang memang kita inginkan. so, sampaikanlah aspirasi atau tuntutan kita dengan sehat, sehat buat kita sehat juga buat yang dengar, masalah masuk media atau tidak jangan selalu dijadikan hal yang utama.

baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


 

Followers

Social Share

[ttm]. topan tambunan menulis Copyright © 2009 Gadget Blog is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal