Showing posts with label php framework. Show all posts
Showing posts with label php framework. Show all posts

Sunday, July 26, 2009

Cakephp untuk Konfigurasi Extension .CTP di Dreamweaver

Bagi para pengguna Framework CakePHP pasti merasakan kesulitan dalam meng-edit file template, karena ber-extension .CTP (terutama untuk pemula seperti saya).
berikut ini saya berikan cara mengedit settingan Dreamweaver Anda, agar tetap bisa menampilkan highlight dan tootips pada editor dreamweaver, seperti ketika Anda membuka file dengan format .HTML atau .PHP.
Pada Contoh berikut saya melakukan settingan extension .CTP pada cakephp untuk editor Dreamweaver 8.

ini dia step by step (ouu.bibehh) nya:
step 1.
tambahkan CTP pada ..\Configuration\Extensions.txt
menjadi seperti ini,



contoh diatas untuk men-set file .CTP sama seperti file .HTML document. jika Anda mau ber-eksperimen lagi, bisa juga Anda ubah untuk sama seperti file .PHP.

step 2.
tambahkan CTP pada ..\Configuration\DocumentTypes\MMDocumentTypes.xml
menjadi seperti ini,



setelah itu jangan lupa klik kanan pada salah satu file .CTP, pilih "open with > choose more", pilih dreamweaver sebagai applikasi standar untuk membuka file tersebut.

dan sekarang Anda bisa mencoba nya...
ini hasilnya,
selamat mencoba!!
#> cake bake
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Tuesday, July 14, 2009

Ide File save-sharing

Beberapa minggu lalu, terlintas kembali difikiran saya, tentang ide file sharing yang dulu pernah ada. jadi seperti bookmark ato syndication ato apalah namanya. tapi intinya seperti ini, ketika orang dalam satu proxy, atau jaringan yang sama, mengakses internet (keluar), mungkin untuk browse atau download, maka histornya akan dapat tersimpan. sehingga kalau ada orang lain yang mau melakukan hal yang sama (dalam satu jaringan itu juga), bisa mengambil dari history orang sebelumnya. jadi tidak perlu langsung konek ke site aslinya. misalnya untuk download file, bisa saja dalam seminggu ini dikantor yang sama ada beberapa karyawan yang men-download lagu mbah surip disini. wah, sayang bandwidth kan?
sampai sekarang saya bahkan belum tahu tingkat kemustahilan dari ide saya ini. mungkin bisa jadi bahan untuk tesis. :D (menghayal lagi...)

tapi dari pada tidak sama sekali, minimal saya coba wujudkan yang kecil-kecilan dulu. rencananya akan ada server khusus untuk warnet, dan isinya adalah kumpulan file-file bermanfaat yang pernah di download oleh user. sehingga untuk user lain bisa langsung cari tanpa harus pusing-pusing browsing di warnet.
tentu saja tidak asal file sharing, seperti windows atau hanya sekedar webroot. wah itu sih makin menyusahkan yang butuh.
file server akan dibuat se-efektif mungkin dan se-gampang mungkin. kondisi minimalis, harus ada fasilitas search-find dan list-file-description. itu dulu aja, sederhana!
untuk hak akses nya hanya dibatasi untuk pada moderator, biar file nya juga bisa dikontrol dan dibatasi (terbatas dari file yang tidak-tidak).
target akan selesai minggu ini, dengan dukungan apache, php, mysql, Ubuntu, dan Pentium3.
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Sunday, June 28, 2009

How to use Mysql, Doctrine and Symfony

How to use Mysql, Doctrine and Symfony

How to set connection between Symfony Framework with Doctrine and Mysql? It’s easy brother. Beforehand, I have difficulties in this connection. I wish you didn’t experience it’s also. So, let’s try my way.

Four easy step to make connection Doctrine and Mysql.

First Step!
I suggest you to using PHP version 5.2 (or higher) for Symfony 1.2. Check your PDO extension in php.ini. Open your file php.ini and search extension php_pdo.dll and php_mysql_pdo.dll, and activate it by removing this “;”. If there is no one PDO, you can add this extension to the end of list extension.


Second Step!
Now you must edit and setting database connection in your Symfony. Open file sf_sanbox/config/database.yml, input your Mysql username/root and password, and your database.
Here is my connection:


Or, you can set your connection by another way, with command line.

symfony configure:database --name=doctrine --class=sfDoctrineDatabase "mysql:host=localhost;dbname=dbname" username yourpassword

Don’t forget to delete all setting Propel on database.yml

Third Step!
Next step, I can explain about using Doctrine in Symfony. Create database – table – schema – model. Or the other way, create schema – database – model, with symfony doctrine:build-all.
After that, check your table model in lib/model/doctrine.

for create schema from database :
symfony doctrine:build-shcema

for create model from schema :
symfony doctrine:build-model
for create database/table and model from schema
symfony doctrine:build-all

Fourth Step!
Finally it’s done. You can create query for your application with doctrine ORM. It’s very simple and powerfull.
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


 

Followers

Social Share

[ttm]. topan tambunan menulis Copyright © 2009 Gadget Blog is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal