Monday, July 20, 2009

Teori Relativitas Kepentingan


Ini bukan permasalahan Relativitas Umum dan Relativitas Khusus dari Bang Einstein. Tapi ini bicara masalah hal yang Penting, dianggap Penting, atau berhubungan dengan Kepentingan. Kalo kata politikus, kepentingan itu melebihi segalanya, sampai mengorbankan persahabatan. makanya yang ada hanya kepentingan sejati, bukan sahabat sejati.

Beberapa waktu yang lalu teman ada yang kasih komentar "Penting ngak sih kita mikirin Masalah bom, kayak ngak ada berita laen aja!!".

Saya jadi kepikiran, kalo penting atau tidak penting, tidak ada hubungannya dengan kemauan. untuk saat ini kita memang sedang tidak mau memikirkan masalah bom, tapi mau ngak mau, tidak ada tontonan laen.

ada lagi yang komentar, "ngak penting amat sih anak SMA diajari Kromosom dan Masalah Kelainan DNA". Terlepas dari yang komentar itu orang males, ato sentimen sama pelajaran biologi, tapi menurut saya pasti penting lah. walaupun kita tidak yakin akan lanjut ke perguruan tinggi, ambil bidang kedokteran/kesehatan. tapi paling tidak anak SMA tetap harus merasa penting belajar itu, agar bisa terlatih daya analisisnya atau minimal bisa jawab ujian biologi.

sekali lagi, penting itu bisa jadi relatif kondisinya pada tiap orang. tapi ini bukan masalah kemauan.
tapi penting itu masalah momen dan kebutuhan. atau kalo kita tuangkan dalam bentuk rumus, menjadi persamaan P = M * B. (P=penting, M=momen, B=Butuh).

Contoh, kalo Anda merasa keluarga adalah hal terpenting dalam hidup Anda, maka itu tidak akan berlaku lagi jika momen-nya Anda sedang ada di jalan sepi dan didepan sana ada 2 orang preman yang siap menghadang, ditas ada uang 2M untuk gaji karyawan Anda, dan tidak ada jalan lain selain harus melawan.

bahkan para pejabat pun sudah hilang akal, ketika mereka terdesak kebutuhan hidup/nafsu, dan harus korupsi, ditambah lagi ada momen/peluang untuk melakukan itu.

So, saya rasa, makin kuat kecenderungan akan kedua hal tadi (momen dan butuh), maka makin penting sesuatu itu dimata kita, dan nilai nya dapat terus bergeser naik atau turun.

Jangan pernah mengeluh dengan keadaan, kalau memang itu sesuatu yang sangat tidak kita sukai, tapi ternyata sangat penting dengan keadaan kita saat ini, maka kerjakannya, buatlah menjadi benar-benar penting.

Mungkin Anda anak SMA yang bercita-cita jadi AKABRI atau Programmer, trus buat apa belajar Kromosom? tapi karena Anda masih SMA dan ada dalam kurikulum Anda, maka itu adalah hal yang penting untuk anda pelajari. Bahkan dalam dunia programming dikenal ada algoritma genetika loh (mengadopsi dari pola kromosom).

membuat setiap hidup kita jadi penting, akan mampu memaksimalkan hasil kerja kita. seperti orang yang kepepet rampok tadi, pasti dia akan (minimal berusaha seolah) jadi jago silat. Atau orang yang dikejar Anjing, akan lari dengan sangat cepat.

ini bukan masalah kemauan bung! tapi ini masalah kepentingan!
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Wednesday, July 15, 2009

Try and Happy, Ubuntu 9.04

sebenarnya sudah sejak 2 hari lalu saya install Ubuntu 9.04, Jaunty Jackalope. walaupun ada sedikit insiden kecil (partisi hilang karena hang!), tapi akhirnya jadi juga saya mencicipi Jaunty. thank's wahid yang sudah meminjamkan CD nya.

dan dengan sedikit download disana sini, untuk kebutuhan minimal, akhirnya inilah dia hasilnya :

berikut beberapa file tambahan yang saya butuhkan untuk didownload :
  1. Wine, emulator untuk applikasi windows
  2. Exaile, software pemutar musik mirip amarok, bisa didapat disini.
  3. Jangan lupa untuk menginstall lib mp3, mpeg, avi, juga vlc untuk flv.
  4. Screenlets, untuk gaya2 an di desktop
  5. LAMPP, untuk webserver di linux (versi xampp)
sebenarnya masih ada beberapa lagi yang harus masuk list, tapi pelan2 dulu, karena saya tidak punya repo-nya.


Memang yang saya rasakan secara langsung ketika baru di coba, terasa lebih lemot dibanding Gutsy Gibbon yg terakhir saya gunakan.
tapi, tidak masalah. saya suka dengan beberapa hal yang update, seperti settingan jaringannya (yg tidak ada di windows), opeoffice.org-3.0, GIMP, dan tampilan yang lebih ok!

sekarang hasil modifnya masih sederhana seperti diatas. dengan sedikit browsing, mungkin dalam beberapa hari kedepan saya sudah bisa menyulap Ubuntu ini seperti Vista atau MacOs X. anda tertarik untuk mencoba? jangan ragu, karena sekarang semuanya bisa di Ubuntu (kecuali design Grafis) ;D
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Tuesday, July 14, 2009

Ide File save-sharing

Beberapa minggu lalu, terlintas kembali difikiran saya, tentang ide file sharing yang dulu pernah ada. jadi seperti bookmark ato syndication ato apalah namanya. tapi intinya seperti ini, ketika orang dalam satu proxy, atau jaringan yang sama, mengakses internet (keluar), mungkin untuk browse atau download, maka histornya akan dapat tersimpan. sehingga kalau ada orang lain yang mau melakukan hal yang sama (dalam satu jaringan itu juga), bisa mengambil dari history orang sebelumnya. jadi tidak perlu langsung konek ke site aslinya. misalnya untuk download file, bisa saja dalam seminggu ini dikantor yang sama ada beberapa karyawan yang men-download lagu mbah surip disini. wah, sayang bandwidth kan?
sampai sekarang saya bahkan belum tahu tingkat kemustahilan dari ide saya ini. mungkin bisa jadi bahan untuk tesis. :D (menghayal lagi...)

tapi dari pada tidak sama sekali, minimal saya coba wujudkan yang kecil-kecilan dulu. rencananya akan ada server khusus untuk warnet, dan isinya adalah kumpulan file-file bermanfaat yang pernah di download oleh user. sehingga untuk user lain bisa langsung cari tanpa harus pusing-pusing browsing di warnet.
tentu saja tidak asal file sharing, seperti windows atau hanya sekedar webroot. wah itu sih makin menyusahkan yang butuh.
file server akan dibuat se-efektif mungkin dan se-gampang mungkin. kondisi minimalis, harus ada fasilitas search-find dan list-file-description. itu dulu aja, sederhana!
untuk hak akses nya hanya dibatasi untuk pada moderator, biar file nya juga bisa dikontrol dan dibatasi (terbatas dari file yang tidak-tidak).
target akan selesai minggu ini, dengan dukungan apache, php, mysql, Ubuntu, dan Pentium3.
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Friday, July 10, 2009

design kaos IT Telkom

beberapa hari yang lalu seorang teman ada yang meminta saya untuk men-design kaos santai untuk IT Telkom (Almamater saya dulu.. ).
walaupun masih dalam kategori amatiran, saya coba design kaos nya dengan menggunakan Adobe Illustrator dan Photoshop.

ini dia,



gimana menurut anda ?
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Sunday, June 28, 2009

How to use Mysql, Doctrine and Symfony

How to use Mysql, Doctrine and Symfony

How to set connection between Symfony Framework with Doctrine and Mysql? It’s easy brother. Beforehand, I have difficulties in this connection. I wish you didn’t experience it’s also. So, let’s try my way.

Four easy step to make connection Doctrine and Mysql.

First Step!
I suggest you to using PHP version 5.2 (or higher) for Symfony 1.2. Check your PDO extension in php.ini. Open your file php.ini and search extension php_pdo.dll and php_mysql_pdo.dll, and activate it by removing this “;”. If there is no one PDO, you can add this extension to the end of list extension.


Second Step!
Now you must edit and setting database connection in your Symfony. Open file sf_sanbox/config/database.yml, input your Mysql username/root and password, and your database.
Here is my connection:


Or, you can set your connection by another way, with command line.

symfony configure:database --name=doctrine --class=sfDoctrineDatabase "mysql:host=localhost;dbname=dbname" username yourpassword

Don’t forget to delete all setting Propel on database.yml

Third Step!
Next step, I can explain about using Doctrine in Symfony. Create database – table – schema – model. Or the other way, create schema – database – model, with symfony doctrine:build-all.
After that, check your table model in lib/model/doctrine.

for create schema from database :
symfony doctrine:build-shcema

for create model from schema :
symfony doctrine:build-model
for create database/table and model from schema
symfony doctrine:build-all

Fourth Step!
Finally it’s done. You can create query for your application with doctrine ORM. It’s very simple and powerfull.
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Thursday, June 18, 2009

Teman, Jangan Golput!



Akhir-akhir ini kondisi perpolitikan di Negara kita semakin hot!! Pastinya karena jelang pemilihan presiden 2009 ini. Ada yang merasa Pro Rakyat, ada juga yang maunya Lanjutkan!!, tapi ada juga yang merasa Lebih Cepat Lebih Baik. Bagi saya itu semua hanyalah bahasa-bahasa politik, atau lebih cocoknya marketing politik. Terserah masyarakat, mau termakan rayuan yang mana.

Bahkan lebih dasyatnya lagi, mulai beredarlah berbagai isu dan berita yang menyerang masing-masing pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Mulai dari isu yang intelek sampai isu yang sangat tidak jelas dan tidak penting. Mulai dari masalah ekonomi sampai masalah suku dan agama. Semuanya pasti kena dengan black campaign. Bahkan beberapa media sudah dengan terang-terangan menunjukkan dukungannya kepada calon tertentu, dengan menunjukkan sanjungan dan serangannya. Kita sebut saja beberapa merek, seperti MetroTV, Media Indonesia, Tempo, Eramuslim, Republika, GlobalTV, dan masih banyak yang lainnya. Termasuk juga beberapa lembaga survey. Saya rasa itu sah-sah saja, karena memang media akan sangat tergantung dengan dana dan siapa yang ada dibelakang mereka. Saya bingung untuk menunjukkan buktinya, wah… jangan-jangan tulisan saya ini bisa dituntut dipengadilan, karena pencemaran nama baik!! Padahal kalo menurut saya, ada baiknya setiap media atau lembaga survey atao apapun itu, bisa memberikan informasi yang berimbang dan mencerdaskan masyarakat. Biarlah masyarakat yang memilih, tidak usah isunya diarah-arahkan. Memang saya sempat agak heran, kok tidak ada pihak-pihak yang mempermasalahkan ketidaknetralan ini ya? Saya ambil contoh, ada sebuah siaran TV yang membahas tentang keburukan Neoliberalisme, dan fokusnya hanya membahas penerapannya di Negara liberal dan pada pemerintahan saat ini. Padahal Neoliberalisme juga sudah berjalan sejak pak Harto akan lengser, iya kan? ada lagi yang mengupas habis-habisan tentang buruknya dampak dari bisnis keluarga yang diterapkan beberapa penguasa. Atau yang lebih menggelikan, ada lagi acara TV sekitar jam 11an malam, dikemas dengan humor, dan menghadirkan seorang narasumber (pengamat politik sepertinya), dia bilang solusi Negara kita ada 3, salah satunya adalah calon presiden yang memiliki program kemandirian bangsa!!, pasti semua tahu siap capres ini? Ada lagi adegan laporan kampanye capres, tapi yang ditampilkan adegan si-ibu capres yang sedang pidato sambil marah, kasian ibu itu, terlihat sangar, dan saya pun jadi tidak simpatik. Apakah ini karena kelihaian dalam mengemas berita, sehingga muncul nuansa tidak simpatik dari penontonnya?

Ada lagi kelucuan dari lembaga survey. Ternyata banyak lembaga survey yang me-release hasil survey yang berbeda-beda. Baik lembaga yang katanya independent, maupun hasil survey diinternal parpol itu sendiri. Parahnya lagi kadang hasilnya menjadi bahan iklan, atau headline di media-media. Wah, ini pemaksaan atau pembodohan ya? Jadi ingat buku yang pernah saya baca, Berbohong dengan Statistik

Sejujurnya saya bukanlah jurnalis apalagi politikus, dan sangat tidak mengerti tentang seluk beluk dunia jurnalis, marketing politik dan sejenisnya. Tapi secara intuisi masyarakat awam, saya merasakan adanya keanehan. Saya tidak menyoal masalah metode kampanye tiap pasangan calon, atau menyoal ketidaknetralan berbagai pihak tadi. Saya hanya khawatir dengan perbincangan beberapa teman dan masyarakat, yang mulai muak dengan kondisi seperti ini. Setiap orang berebut jadi Capres, tapi dengan cara-cara yang aneh dan tidak mencerdaskan. Lebih anehnya lagi, pas ketiganya bertemu, kok malah saling dukung dan serasa akur? Waduh dibelakang saling sindir, pas ketemu kok malah pada kalem. Kalau masyarakat muak dengan dagelan ini, ujung-ujung nya bisa banyak yang golput.

Kalau golput saat Pileg, mungkin saya bisa maklum, karena beberapa teman saya sudah tidak percaya dengan parpol-parpol dan caleg-caleg yang mereka anggap hanya omong kosong. Tapi kalo harus Golput di Pilpres, adalah satu hal yang mengkhawatirkan bro!

Saran saya, jangan Golput. Karena kebijakan secara langsung ada ditangan presiden. Akan lebih mengena secara langsung, jika disbanding legislative. Terserah anda mau pilih siapa, tapi tolong! Jangan golput. Dan bagi para capres beserta tim kampanye nya, tolong kampanyekan dirimu secara cerdas. Agar masyarakat mudah menilai program-program kalian. Jangan bisanya cuman bikin slogan dan menjelek-jelekkan satu sama lain. Kalau hanya slogan sih gampang, Pro Rakyat!, Lanjutkan!, atau Lebih Cepat Lebih Baik!, tapi bagaimana bentuk kongkritnya? Kenapa tidak bisa tergambarkan saat debat Capres? Kalau itikad untuk mencerdaskan masyarakat akan politk tidak dimulai dari para Capres dan tim kampanye nya, maka jangan salahkan masyarakat, jika nantinya akan makin banyak teman-teman saya yang Golput.
Teman, saya tahu kalian muak, tapi please… jangan golput!!
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


 

Followers

Social Share

[ttm]. topan tambunan menulis Copyright © 2009 Gadget Blog is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal