Saturday, July 25, 2009

Navicat Mysql untuk Ubuntu

Untuk para pengguna Ubuntu atau varian Linux yang lain, sekarang bisa menggunakan Navicat sebagai Mysql Client GUI -nya. Cara lama yang dulu saya gunakan adalah dengan meng-install wine (software sakti untuk bukan applikasi windows di linux) untuk menjalankan mysql-front atau navicat versi windows, tapi terkadang masih terasa berat/hank.

Iseng-iseng browsing di situsnya navicat, ternyata ada juga versi education yang free, navicat-lite untuk linux, anda bisa dowload disini : http://www.navicat.com/download.php?id=3. Perlu diketahui, Navicat versi linux ini hanya mendukung untuk Mysql saja. Tapi ini memang sangat berguna bagi programmer web amatiran-musiman seperti saya.

PremiumSoft yang membuat Navicat berkomitmen untuk kerjasama dengan dunia pendidikan, sekolah dan dunia industri untuk memaksimalkan pengalaman belajar seperti ini. So, kapan ya ada versi Ubuntu yang ada mysql-front atau navicat nya? Biar gampang “apt-get install”.

Tapi Anda jangan bangga dulu. Karena setelah berhasil didownload, ternyata isinya adalah applikasi navicat dalam bentuk .exe (format windows), dan wine. (Hah)... itu artinya navicat hanya menyediakan versi untuk windows saja, dan bagi pengguna linux silahkan pake wine lagi. Wah ketipu nih.
Tapi alasan saya tetap menggunakan navicat adalah karena ringan baik di windows maupun di linux. Untuk itu saya sarankan anda untuk gunakan navicat-lite pada Ubuntu Anda, agar lebih ringan dan stabil.

navicat versi Windows di Ubuntu (dengan Wine)

Bagaimana caranya?
Ok akan saya sampaikan dengan style saya. Berhubung file ekstraknya hanya berisi hal-hal yang saya sebutkan diatas. Maka kita tidak perlu menginstallnya, menurut analisa dan penerawangan saya, kita cukup meng-copy-paste ketempat tertentu, saya pilih untuk mengirimkannya ke /opt (tempat saya biasa menginstall sesuatu). Tapi Anda juga bisa saja meletakkan ditempat yang lain.

sudo tar -zxvf navicat8lite_mysql_en.tar.gz
sudo mv navicat8lite_mysql_en /opt/


untuk menjalankan, cukup seperti ini :
/opt/navicat8lite_mysql_en/start_navicat

agar lebih mudah lagi, anda bisa tambahkan pada Panel.

Navicat-Lite versi Linux di Ubuntu

Bagaimana kalau versi Windows?
Untuk menggunakan yang versi Windows di Linux, ada 2 jalan. Jika Anda punya 2 OS, bisa saja Anda install dulu di Windows, kemudian dijalankan di Linux dengan menggunakan wine.
Atau bisa juga langsung Anda install Navicat8lite di Linux dengan menggunakan Wine.

Install Navicat versi Windows di Ubuntu (dengan Wine)


Selamat mencoba!!
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Monday, July 20, 2009

Teori Relativitas Kepentingan


Ini bukan permasalahan Relativitas Umum dan Relativitas Khusus dari Bang Einstein. Tapi ini bicara masalah hal yang Penting, dianggap Penting, atau berhubungan dengan Kepentingan. Kalo kata politikus, kepentingan itu melebihi segalanya, sampai mengorbankan persahabatan. makanya yang ada hanya kepentingan sejati, bukan sahabat sejati.

Beberapa waktu yang lalu teman ada yang kasih komentar "Penting ngak sih kita mikirin Masalah bom, kayak ngak ada berita laen aja!!".

Saya jadi kepikiran, kalo penting atau tidak penting, tidak ada hubungannya dengan kemauan. untuk saat ini kita memang sedang tidak mau memikirkan masalah bom, tapi mau ngak mau, tidak ada tontonan laen.

ada lagi yang komentar, "ngak penting amat sih anak SMA diajari Kromosom dan Masalah Kelainan DNA". Terlepas dari yang komentar itu orang males, ato sentimen sama pelajaran biologi, tapi menurut saya pasti penting lah. walaupun kita tidak yakin akan lanjut ke perguruan tinggi, ambil bidang kedokteran/kesehatan. tapi paling tidak anak SMA tetap harus merasa penting belajar itu, agar bisa terlatih daya analisisnya atau minimal bisa jawab ujian biologi.

sekali lagi, penting itu bisa jadi relatif kondisinya pada tiap orang. tapi ini bukan masalah kemauan.
tapi penting itu masalah momen dan kebutuhan. atau kalo kita tuangkan dalam bentuk rumus, menjadi persamaan P = M * B. (P=penting, M=momen, B=Butuh).

Contoh, kalo Anda merasa keluarga adalah hal terpenting dalam hidup Anda, maka itu tidak akan berlaku lagi jika momen-nya Anda sedang ada di jalan sepi dan didepan sana ada 2 orang preman yang siap menghadang, ditas ada uang 2M untuk gaji karyawan Anda, dan tidak ada jalan lain selain harus melawan.

bahkan para pejabat pun sudah hilang akal, ketika mereka terdesak kebutuhan hidup/nafsu, dan harus korupsi, ditambah lagi ada momen/peluang untuk melakukan itu.

So, saya rasa, makin kuat kecenderungan akan kedua hal tadi (momen dan butuh), maka makin penting sesuatu itu dimata kita, dan nilai nya dapat terus bergeser naik atau turun.

Jangan pernah mengeluh dengan keadaan, kalau memang itu sesuatu yang sangat tidak kita sukai, tapi ternyata sangat penting dengan keadaan kita saat ini, maka kerjakannya, buatlah menjadi benar-benar penting.

Mungkin Anda anak SMA yang bercita-cita jadi AKABRI atau Programmer, trus buat apa belajar Kromosom? tapi karena Anda masih SMA dan ada dalam kurikulum Anda, maka itu adalah hal yang penting untuk anda pelajari. Bahkan dalam dunia programming dikenal ada algoritma genetika loh (mengadopsi dari pola kromosom).

membuat setiap hidup kita jadi penting, akan mampu memaksimalkan hasil kerja kita. seperti orang yang kepepet rampok tadi, pasti dia akan (minimal berusaha seolah) jadi jago silat. Atau orang yang dikejar Anjing, akan lari dengan sangat cepat.

ini bukan masalah kemauan bung! tapi ini masalah kepentingan!
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Wednesday, July 15, 2009

Try and Happy, Ubuntu 9.04

sebenarnya sudah sejak 2 hari lalu saya install Ubuntu 9.04, Jaunty Jackalope. walaupun ada sedikit insiden kecil (partisi hilang karena hang!), tapi akhirnya jadi juga saya mencicipi Jaunty. thank's wahid yang sudah meminjamkan CD nya.

dan dengan sedikit download disana sini, untuk kebutuhan minimal, akhirnya inilah dia hasilnya :

berikut beberapa file tambahan yang saya butuhkan untuk didownload :
  1. Wine, emulator untuk applikasi windows
  2. Exaile, software pemutar musik mirip amarok, bisa didapat disini.
  3. Jangan lupa untuk menginstall lib mp3, mpeg, avi, juga vlc untuk flv.
  4. Screenlets, untuk gaya2 an di desktop
  5. LAMPP, untuk webserver di linux (versi xampp)
sebenarnya masih ada beberapa lagi yang harus masuk list, tapi pelan2 dulu, karena saya tidak punya repo-nya.


Memang yang saya rasakan secara langsung ketika baru di coba, terasa lebih lemot dibanding Gutsy Gibbon yg terakhir saya gunakan.
tapi, tidak masalah. saya suka dengan beberapa hal yang update, seperti settingan jaringannya (yg tidak ada di windows), opeoffice.org-3.0, GIMP, dan tampilan yang lebih ok!

sekarang hasil modifnya masih sederhana seperti diatas. dengan sedikit browsing, mungkin dalam beberapa hari kedepan saya sudah bisa menyulap Ubuntu ini seperti Vista atau MacOs X. anda tertarik untuk mencoba? jangan ragu, karena sekarang semuanya bisa di Ubuntu (kecuali design Grafis) ;D
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Tuesday, July 14, 2009

Ide File save-sharing

Beberapa minggu lalu, terlintas kembali difikiran saya, tentang ide file sharing yang dulu pernah ada. jadi seperti bookmark ato syndication ato apalah namanya. tapi intinya seperti ini, ketika orang dalam satu proxy, atau jaringan yang sama, mengakses internet (keluar), mungkin untuk browse atau download, maka histornya akan dapat tersimpan. sehingga kalau ada orang lain yang mau melakukan hal yang sama (dalam satu jaringan itu juga), bisa mengambil dari history orang sebelumnya. jadi tidak perlu langsung konek ke site aslinya. misalnya untuk download file, bisa saja dalam seminggu ini dikantor yang sama ada beberapa karyawan yang men-download lagu mbah surip disini. wah, sayang bandwidth kan?
sampai sekarang saya bahkan belum tahu tingkat kemustahilan dari ide saya ini. mungkin bisa jadi bahan untuk tesis. :D (menghayal lagi...)

tapi dari pada tidak sama sekali, minimal saya coba wujudkan yang kecil-kecilan dulu. rencananya akan ada server khusus untuk warnet, dan isinya adalah kumpulan file-file bermanfaat yang pernah di download oleh user. sehingga untuk user lain bisa langsung cari tanpa harus pusing-pusing browsing di warnet.
tentu saja tidak asal file sharing, seperti windows atau hanya sekedar webroot. wah itu sih makin menyusahkan yang butuh.
file server akan dibuat se-efektif mungkin dan se-gampang mungkin. kondisi minimalis, harus ada fasilitas search-find dan list-file-description. itu dulu aja, sederhana!
untuk hak akses nya hanya dibatasi untuk pada moderator, biar file nya juga bisa dikontrol dan dibatasi (terbatas dari file yang tidak-tidak).
target akan selesai minggu ini, dengan dukungan apache, php, mysql, Ubuntu, dan Pentium3.
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Friday, July 10, 2009

design kaos IT Telkom

beberapa hari yang lalu seorang teman ada yang meminta saya untuk men-design kaos santai untuk IT Telkom (Almamater saya dulu.. ).
walaupun masih dalam kategori amatiran, saya coba design kaos nya dengan menggunakan Adobe Illustrator dan Photoshop.

ini dia,



gimana menurut anda ?
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Sunday, June 28, 2009

How to use Mysql, Doctrine and Symfony

How to use Mysql, Doctrine and Symfony

How to set connection between Symfony Framework with Doctrine and Mysql? It’s easy brother. Beforehand, I have difficulties in this connection. I wish you didn’t experience it’s also. So, let’s try my way.

Four easy step to make connection Doctrine and Mysql.

First Step!
I suggest you to using PHP version 5.2 (or higher) for Symfony 1.2. Check your PDO extension in php.ini. Open your file php.ini and search extension php_pdo.dll and php_mysql_pdo.dll, and activate it by removing this “;”. If there is no one PDO, you can add this extension to the end of list extension.


Second Step!
Now you must edit and setting database connection in your Symfony. Open file sf_sanbox/config/database.yml, input your Mysql username/root and password, and your database.
Here is my connection:


Or, you can set your connection by another way, with command line.

symfony configure:database --name=doctrine --class=sfDoctrineDatabase "mysql:host=localhost;dbname=dbname" username yourpassword

Don’t forget to delete all setting Propel on database.yml

Third Step!
Next step, I can explain about using Doctrine in Symfony. Create database – table – schema – model. Or the other way, create schema – database – model, with symfony doctrine:build-all.
After that, check your table model in lib/model/doctrine.

for create schema from database :
symfony doctrine:build-shcema

for create model from schema :
symfony doctrine:build-model
for create database/table and model from schema
symfony doctrine:build-all

Fourth Step!
Finally it’s done. You can create query for your application with doctrine ORM. It’s very simple and powerfull.
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


 

Followers

Social Share

[ttm]. topan tambunan menulis Copyright © 2009 Gadget Blog is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal