Thursday, October 26, 2006

Enak Makan Celeng atau Babi


Sebenarnya saya sudah lama mendengar cerita orang tentang celeng. Tapi kemarin saya dapat ceritan dari orangnya langsung. Saudara dekat saya cerita pengalamannya saat dinas di daerah Pekalongan. Sehabis sholat Jum’at, bersama rekan-rekannya, mereka langsung mencari makan siang di sebuah warung. Kebetulan karena saudara saya ini tidak tahu tempat makan yang enak jadi dia ikut saja. Sampai tempat makan, lalu dipesanlah Pindang (hidangan khas pekalongan) 4 porsi, ada yang digoreng ada yang direbus. Sewaktu dimakan saudara saya mengatakan kuahnya agak kental dan berlemak, begitu juga dagingnya, sangat terasa berlemak. Saudara saya ini ternyata tidak begitu suka dengan yang terlalu banyak lemaknya, sampai akhirnya hanya memakan sedikit, sedangkan teman yang lainnya tetap lahap memakan pindang itu. Besoknya saudara saya ini, ingin membeli lagi pindang itu sendiri. Tapi kaget juga karena penjual malah balik bertanya, “mau pindang apa pak, ada biawak, celeng,dll”. Karena sudah tanggung, maka pindang pun dipesan, tapi di tengah jalan langsung dibuang.

Ternyata dibeberapa daerah celeng itu merupakan hidangan yang biasa dimakan (terutama umat muslim). Padahal setahu saya celeng sama dengan babi, hanya beda penyebutan tergantung bahasa daerah. Celeng (panggilan akrab didaerah jawa), adalah nama lain dari Babi hutan, ata kabo pendek (sebutan daerah pesisir sumatra), atau mungkin sebutan lainnya didaerah yang lain. Apapun namanya tetap saja babi atau celeng itu Haram. Kalau babi orang identik dengan hewan babi yang berwarna ping dan gemuk, tapi kalau babi hutan atau celeng, bentuknya mirip kerbau mini warnanya hitam dan berbulu, tapi moncongnya tetap khas moncong babi.

Ironis juga ternyata, walaupun sudah diberitahukan tentang hal ini, tapi biasanya orang yang sudah percaya celeng itu boleh dimakan tetap keukeuh. Mereka meyakini bahwa yang diharamkan oleh agama itu adalah babi, sedangkan celeng tidak.

Ada juga satu hidangan yang umum, adalah marus, yang berasal dari darah yang dikeringkan. Bentuknya seperti tahu tempe, cara menghidangkannya juga sama. Pernah ditanya kepada penjual marus, marus itu terbuat dari darah apa ? ternyata penjualnya pun tidak tahu “pokoknya dari darah apa saja”. Bisa ayam, sapi, kambing, atau apapun. Yang ini juga Haram. Tapi tetap saja jadi hidangan istimewa dibeberapa daerah.



baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Tuesday, October 24, 2006

Nuansa Idul Fitri



Kalau kita bicara hari pertama lebaran, pastinya nuansa kemaafan masih sangat kental. Hari Raya Idul Fitri memang selalu dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara, kerabat, teman, atau fans mungkin. Biasanya sambil mengucapkan “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir batin” (tapi itu bukan artinya dalam bahasa arab).

Kurang lebih sudah 5 tahunan tidak tinggal di Jakarta, otomatis banyak yang terlupakan. Beberapa tetangga yang akrab sewaktu kecil dulu, ternyata masih ingat betul dengan saya. Ada wa’ ebot, wa’ nyai, wa’ dublong, pak tinggal, pak subur, pak asmat, wa’ nippon, pak soleh, pak wali, mang ribut, dan banyak lagi, saya saja sudah lupa beberapa nama dari mereka. Memang agak aneh-aneh namanya, tapi itu nama asli orang betawi.

Itu baru tetangga, belum teman-teman sewaktu SD dan SMP, sayangnya sudah jarang ada komunikasi dengan mereka. Apalagi teman SMU yang letaknya diseberang pulau (Sumatera Utara), dapat dipastikan tidak pernah saya temui.

Padahal menjalin silaturahim itu sangat penting maknanya, banyak manfaatnya, dan tentunya merupakan bukti kita manusia (makhluk social). Coba kita ingat lagi apa yang diajarkan rasul kepada kita tentang persahabatan,

jangan akhiri sebuah persahabatan, jangan membalikkan punggungmu, jangan saling membenci, dan jangan saling mengiri satu sama lain. Sebagai seorang hamba Allah, peliharalah persaudaraan. Dua orang Muslim tidak boleh saling mendiamkan selama lebih dari tiga hari.” (HR. Malik, Bukhari)

Tapi kita jangan sampai terjebak hanya sebatas pertemanan saja, kangen-kangenan saja, atau suka-sukaan saja. Tanpa tahu jelas apa manfaatnya. Yang jelas persahabatan yang terjalin harus tetap ada manfaatnya. Terserah untuk apapun, asal tetap positif. Mau karena kerjaan, hobi, bisnis, hubungan saudara, atau apalah hal berguna lainnya.

So, topan mengucapkan kepada seluruh teman topan di seluruh tanah air (maupun luar negeri) :

SELAMAT IDUL FITRI 1427 H

MOHON MAAF LAHIR BATIN


baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Saturday, October 14, 2006

10 Tips Mudik Cerdas

Buat para kabinet BEM's/anak STT Telkom yang sudah bersiap-siap untuk pulang, tidak ada salahnya kalo kita mempersiapkan kepulangan kita dengan sebaik-baiknya. apalagi mayoritas mahasiswa di STT Telkom adalh anak rantau, pasti persiapannya pun akan makin banyak. Berikut ini MenKo akan coba memberika tips-tips singkat, agar kita bisa mudik dengan tenang. perhatikan dengan seksama pernyataan ini,

1. Persiapan Mental
mahasiswa mudik ke rumah masing-masing, apalagi pas liburan, pasti banyak pemikiran-pemikiran yang akan timbul. misalnya, ketakutan kalo ortu sampai tahu IP kita, pastinya liburan ceria akan penuh dengan nasihat dan ceramah. atau karena bulan ini pengeluaran kita terlalu besar (maklum bulan ramadhan, banyak bu-bar), mungkin juga karena kita ketemu dalam keluarga kondisi kurus kering plus sakitan. dampak dari kemungkinan diatas akan sangat berpengaruh bagi suasana liburan kita. selain sisi negatif, kita juga harus mempersiapkan mental dari sisi lain yang mungkin positif. misalnya kondisi banyak teman-teman yang kangen karena sudah lama tidak bertemu, terkesan kita akan seperti selebritis di kampung halaman. atau mungkin kawan dan saudara jauh yang jarang ketemu, kemudian ngajak kita kumpul bareng, otomatis ada traktirannya juga, bisa gawat nih. oke, untuk alasan ini, maka kita perlu persiapan mental, karena kemungkinan diatas bisa terjadi pada siapa saja.

2. Persiapan Fisik
tips ini terutama bagi para pemudik yang rumahnya jauh, atau bawaannya banyak, atau yang bodinya pas-pasan. persiapan fisik bisa kita lakukan minimal 2 minggu sebelum kepergian mudik kita. kita ambil contoh iman(nama samaran), mahasiswa STT Telkom yang berasal dari makasar, tapi kebetulan memiliki fisik yang lumayan kecil. dan karena orang jauh, iman dititipkan oleh ortunya dengan pesanan yang sangat banyak. tapi dengan semangat gigih, iman telah giat berolahraga (lari pagi, renang, fitnes, dll) untuk mempersiapkan kondisi fisiknya. dan karena persiapan itu, iman berhasil melewati perjalanan mudiknya dengan baik.

3. Jangan lupa Bawa makan+minum
karena perjalanan yang akan kita lalui bisa memakan waktu yang lumayan lama, maka ada baiknya kita sekaligus membawa makan (mungkin makanan kecil) sebagai pengganjal perut dijalan. tapi jangan lupa bawa minumnya juga, kalau tidak nanti makanan yang kita makan malah mengganjal leher. lalu jangan sembarangan menerima pemberian orang asing (yang tidak dikenal) diperjalanan, misalnya memberikan makan atau minum, tolaklah pemberian itu dengan sehalus mungkin. atau kalau memang sudah tidak tahan, bisa saja diterima dengan syarat yang memberi harus makan duluan (jadi kalau ada racunnya, bisa sama-sama keracunan).

4. Bawa Penghibur
untuk mudik dengan rute yang jauh, sangat dimungkinkan akan menemukan kebosanan dijalan. cobalah membawa hiburan favorit anda, untuk melepas kebosanan selama dijalan. misalnya membawa mp3 player, buku bacaan, majalah, atau media postingan (bagi yang maniak posting). bisa juga bermain bersama penumpang lainnya, misalnya main kartu, halma, ular tangga, tak umpet, atau tak jongkok. dijamin perjalanan mudik anda akan semakin mengasyikkan.

5. Bawa Plastik
tips yang ini khusus untuk pemudik yang suka mabuk darat, laut maupun udara. contohnya muntah. selain itu cobalah untuk meminum obat anti mabok, agar kita tidak merugikan orang lain

6. Packing barang dengan baik
jangan terlalu banyak membawa barang untuk mudik. karena selain akan memberatkan kita, barang yang banyak tersebut akan sulit untuk diawasi. tipsnya, adalah dengan melakukan penge-pakan barang sehemat mungkin. tidak perlu membawa barang-barang yang tidak perlu. dan kalau perlu gunakan tas yang besar.

7. Beri kabar
kita tidak akan tahu kondisi perjalanan kita, bisa saja terjadi musibah atau hambatan diperjalanan. untuk itu kita perlu memberi tahu keberangkatan kita kepada orang terdekat (misalnya ortu atau teman). informasi berupa waktu keberangkatan, kendaraan yang digunakan (lengkap dengan identitas kendaraan), dan estimasi perjalanan (kalau perlu jalurnya). sehingga ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, akan cepat diketahui.

8. Bawa uang secukupnya
ingat pesan bang NAPI, untuk itu jangan bawa uang terlalu banyak. kita bisa memperkirakan uang yang kita butuhkan selama perjalanan. sehingga tidak perlu bawa uang yang berlebihan. sama halnya dengan perhiasan, disarankan untuk tidak memakai perhiasan selama perjalanan. tapi kalau memang nekat, silahakan saja, sekalian pamer.

9. harus tetap waspada
sebagai pemudik yang baik, kita harus tetap memperhatikan kondisi sekitar kita. dengan tetap terjaga terhadap kondisi yang mencurigakan. sebagai contoh, mahasiswa bernama soni(nama samaran), yang sering tidur dikelas, kemudian tertidur juga di dalam bis. akhirnya malah kelewatan saat sampai ditempat tujuan. kasihan betul soni, padahal bawaannya banyak, maklum pulang ke kampung.

10. Do'a
ini yang terakhir dan paling utama. jangan sampai kita terlupa untuk ber-tawakal kepada Allah. setiap langkah kita akan terhitung sebagai pahala, karena niatan kita untuk menjalin silaturahim dengan saudara-saudara kita. untuk itu dengan kekuatan hati kita mohonkan pada Allah agar perjalanan mudik kita aman dan lancar, serta membawa berkah, amiiin.

Untuk para anggota kabinet BEM, jangan lupa bawa oleh-oleh, terutama untuk MenKoPolkum. Siapa tau dengan begitu mudik kita tahun ini akan makin bermanfaat dan berkah.
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


Sunday, October 01, 2006

Biar puasa, aksi tetap semangat

Walaupun ini bulan puasa, tapi bukan berarti semangat kita pada loyo. apalagi untuk terus menyuarakan kebenaran. makanya para mahasiswa di aliansi BEM Bandung Raya masih tetap semangat untuk turun aksi menolak kehadiran Beras impor, yang masuk tanggal 1 oktober ini. aksinya juga unik, yaitu konvoi motor. mulai dari gegerkalong, arah UPI, lewat cihampelas, sampai BIP, dan berakhir di RII bandung.

isu yang diangkat, adalah menolak kebaradaan beras impor, serta impor beras. salah satu yang ditekankan adalah dengan tidak membeli beras impor yang ada dipasaran. karena selain akan merugikan petani lokal, kualitas beras impor pun belum tentu baik. makanya bila kita makan beras impor, pasti rasanya akan tidak enak dan keras. sedangkan kalau kita makan nasi lokal, dijamin pulen, empuk, enak dan lezat serta bergizi.

inti dari aksi hari ini adalah sounding media, makanya diakhiri dengan aksi menduduki RRI. setelah siaran di RRI, saya dan rekan-rekan mahasiswa lainnya membubarkan diri dengan tertib. harapannya siaran kami tersenut bisa diteruskan ke media nasional dan daerah lainnya.
baca selengkapnya...


OMG! it's a great article, Share Oh!


 
There was an error in this gadget

Followers

Social Share

[ttm]. topan tambunan menulis Copyright © 2009 Gadget Blog is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal